Postingan

Featured Post

Rahasia Gita: Melepas Identifikasi Diri

Gambar
Karma tidak bisa dihindari, tapi bisa dilepaskan. Seperti dalam Rahasia Gita: lakukan tindakan tanpa mengidentifikasi diri dengannya. Bahkan seperti teratai tumbuh di lumpur, kita bisa bertindak tanpa terikat karma. Tantra mengajarkan agar mempersembahkan segala tindakan pada Dewa. Tapi hati-hati: penyangkalan ekstrem, justru berisiko terjerumus karma berlawanan, di kehidupan berikutnya.  Kitab suci sering dibaca tapi jarang dipahami. Dua kata pertama Bhagavad Gita - Dharmakshetre Kurukshetre - menyimpan rahasia besar: bagaimana medan tindakan (kurukshetra) bisa menjadi medan dharma? Jawabannya, terletak pada seni bertindak tanpa mengikat diri pada hasil. Tulisan kali ini mengungkap makna sebenarnya dari ajaran Sri Krishna, bahaya identifikasi diri terhadap segala tindakan, serta paradoks spiritual: mengapa pertapaan keras, justru bisa membawa kita pada kehidupan mewah, justru menjauhkan dari spiritualitas di kelahiran berikutnya. Memahami Makna Dharmakshetre-Kurukshetre Tetapi bag...

Beban Karma: Mengubah Takdir Orang Lain

Gambar
Damle adalah seorang musisi lumpuh, sembuh setelah ditendang oleh seorang guru. Namun, meski hidupnya membaik, karma buruk tetap menghantui. Kisah ini mengungkap hukum karma: berkah mungkin bisa meringankannya, tapi tak menghapus takdir sepenuhnya. Bahkan kemiskinan, serta kekayaan ditentukan oleh karma masa lalu yang tak terelakkan. Damle, seorang musisi lumpuh, memperoleh keajaiban ketika seorang guru tanpa sadar menendangnya—ia pun mampu berjalan kembali. Namun, meski hidupnya membaik, karma buruk tetap muncul dalam bentuk penyakit yang menggerogoti hartanya. Kisah ini mengajarkan bahwa berkah mungkin bisa meringankannya, tapi tak sepenuhnya menghapus takdir. Tulisan kali ini mengeksplorasi rumitnya hukum karma: mengapa orang miskin sulit terlepas dari kemiskinannya, juga mengapa anak yatim bisa mendadak kaya, juga bagaimana Shakti (energi kosmis) dianggap menciptakan hutang karma pertama. Pelajaran Berharga Menambal Beban Karma Ada seorang musisi bernama Damle, datang kepada seoran...

Kutukan Dan Berkah: Rahasia Takdir Tak Terelakkan

Gambar
Rahwana telah ditakdirkan abadi sekaligus harus mati. Sedangkan kutukan Parashurama kepada Rama justru memicu kisah Ramayana. Kisah kali ini juga mengungkap kerumitan hukum karma —bagaimana berkah, serta kutukan, saling bertautan, bagaimana dewa pun harus tunduk terhadap takdir, juga mengapa, tidak ada yang mampu lepas, dari hukum alam semesta. Mengapa Rahwana, raja raksasa yang abadi, justru berusaha mati? Mengapa Rama, awatara Wisnu, harus menderita kehilangan Sita? Jawabannya terletak pada hukum karma serta takdir, bahkan dewa pun tidak mampu menghindarinya.  Tulisan kali ini mengungkap kisah tersembunyi di balik Ramayana—bagaimana kutukan Parashurama justru memicu seluruh ceritanya, juga mengapa Rahwana, sebenarnya ingin dibunuh oleh Rama, kemudian bagaimana berkah, serta kutukan, saling terjalin dalam kerumitan permainan kosmis. Misteri Tatapan Saturnus Kepada Rahwana Setelah Rahwana dikuasai oleh pengaruh Saturnus, maka statusnya seperti halnya orang lain; sesuatu telah meras...

Tatapan Saturnus: Mengungkap Hakikat Diri Makhluk Hidup

Gambar
Kutukan seperti Kegamati, mampu mengubah kesadaran manusia. Dimana Saturnus mampu mengendalikan takdir makhluk hidup, hanya melalui perubahan kimiawi tubuh. Meskipun Rahwana menaklukkan seluruh planet, tapi akhirnya harus dikalahkan oleh tatapan Saturnus. Mari kita pahami kekuatan sebuah kutukan, pengaruh astrologi, serta cara planet membentuk nasib, dalam permainan karma tak terelakkan. Kutukan bukan hanya sekadar mitos—contohnya seperti Kegamati, dan Bhanamati, dimana kemampuannya mengubah kesadaran manusia secara drastis. Saturnus, sang penguasa takdir, mampu mempengaruhi hidup kita melalui perubahan kimiawi tubuh. Sedangkan kisah Dewa Siwa justru terserap dalam samadhi-Nya sendiri hanya karena tatapan Saturnus, atau kisah Rahwana, pada akhirnya dikalahkan meskipun telah menaklukkan sembilan planet, ini menunjukkan betapa karma, serta nasib, tidak bisa dihindari.  Tulisan kali ini juga mengungkap rahasia kutukan, kekuatan planet, serta alasan mengapa astrologi—meskipun telah dik...

Karma Leluhur: Membedah Rahasia Takdir & Pembebasan

Gambar
Kelupaan sempurna sangat dibutuhkan sebelum Kundalini bisa bangkit, agar Anda tidak terjebak ingatan karma masa lalu. Berkah seperti Pitri Tarpana & pemujaan Ishta Dewata, dianggap mampu meringankan karma, meskipun Hukum Karma tetap tidak terelakkan. Dalam perjalanan spiritual, kita sering dihadapkan pada pertanyaan: mengapa kita harus mampu melupakan segalanya, sebelum benar-benar mengingat? Kebangkitan Kundalini bisa membuka akses ke Punas Smriti – ingatan karma masa lalu, tentu saja bisa menjebak individu bila belum siap.  Tulisan kali ini membahas pentingnya kelupaan, cara memberkati diri melalui ritual seperti Pitri Tarpana, serta bagaimana karma leluhur mempengaruhi kehidupan keturunannya. Melalui pemahaman mekanisme karma serta berkat, kita bisa lebih bijak menghadapi takdir, sekaligus turut membuka jalan menuju pembebasan sejati. Kelupaan Sempurna Seperti Mayat Baiklah, sekarang mengapa kita membutuhkan namanya  kelupaan sempurna. Hal ini karena saat Kundalini terb...